
Tiongkok menampilkan rudal hipersonik Yggdrasil-1000 dan menunjukkan serangan simulasi terhadap Jepang di tengah krisis bilateral terbesar dalam beberapa dekade
Tiongkok secara resmi mengungkapkan rudal hipersonik Yggdrasil-1000 (YK-1000), dan video peluncuran yang dipublikasikan oleh platform Tiongkok Bilibili menarik perhatian dunia karena secara eksplisit menampilkan Jepang sebagai target dalam demonstrasi tersebut.
+ Angkatan Udara Selandia Baru mengumumkan akuisisi Airbus A321XLR
Menurut informasi yang disampaikan dalam video dan dipublikasikan oleh situs Bilibili.com, rudal YK-1000 memiliki jangkauan antara 500 hingga 1.300 km, kecepatan diperkirakan antara Mach 5 hingga Mach 7, dan kemampuan mempertahankan penerbangan berpropulsi hingga 360 detik.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Perusahaan swasta Lingkong Tianxing Technology, yang dikenal dengan proyek pesawat hipersoniknya, menyatakan bahwa rudal baru ini dilengkapi dengan kecerdasan buatan terintegrasi yang mampu melakukan:
- identifikasi target otomatis,
- manuver penghindaran,
- serangan presisi terhadap platform bergerak — termasuk kapal yang sedang melaju di laut.

Demonstrasi berlangsung di tengah krisis terburuk Tiongkok–Jepang dalam beberapa tahun
Pemilihan Jepang sebagai target dalam video tersebut terjadi pada momen ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Beijing dan Tokyo. Eskalasi diplomatik dimulai setelah pernyataan Menteri Pertahanan Jepang, Minoru Kihara Takaichi, yang menyebut kemungkinan serangan Tiongkok terhadap Taiwan sebagai “situasi yang mengancam keberadaan Jepang”, yang menurut hukum Jepang memungkinkan pengerahan langsung Pasukan Bela Diri.

Beijing bereaksi keras: selain protes diplomatik, pihaknya membatalkan pertunjukan artis Jepang di Tiongkok dan menuduh Tokyo melakukan “provokasi yang disengaja”.
Taiwan berada di pusat ketegangan
Tiongkok meningkatkan tekanan politik dan militer terhadap Taiwan, wilayah yang dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari negaranya. Taipei menegaskan bahwa masa depan pulau tersebut hanya dapat diputuskan secara demokratis oleh rakyatnya sendiri.
Jepang secara terbuka memperkuat dukungannya terhadap stabilitas di Selat Taiwan, yang membuat Beijing kesal. Dalam pernyataan kepada Reuters, Kementerian Luar Negeri Jepang menyebut tuduhan Tiongkok sebagai “sepenuhnya tidak dapat diterima” dan menegaskan kembali komitmennya terhadap perdamaian dan keamanan regional.
Pameran rudal tersebut dianggap sebagai sinyal langsung
Menurut para analis, penampilan YK-1000 dengan Jepang yang ditandai sebagai target tidak terlihat seperti kebetulan, melainkan sebuah tindakan tekanan geopolitik yang diperhitungkan — kemungkinan yang paling provokatif dalam hubungan kedua negara dalam beberapa dekade.
Dengan kemampuan hipersonik dan sistem pemandu canggih, rudal Yggdrasil-1000 memperluas arsenal Tiongkok dan memperburuk ketidakpastian di kawasan Indo-Pasifik, terutama dengan meningkatnya ketegangan terkait Taiwan.

Sumber dan gambar: bilibili | Lingkong Tianxing Technology. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
